Presiden Rusia Vladimir Putin meminta maaf atas jatuhnya pesawat Azerbaijan di Kazakhstan yang menewaskan 38 orang. Insiden tersebut terjadi ketika pesawat tersebut, dengan nomor penerbangan J2-8243, mengalami kecelakaan di Aktau, Kazakhstan, setelah mengubah jalur penerbangan melalui wilayah yang digunakan oleh Rusia sebagai pertahanan udara melawan serangan drone Ukraina. Pesawat itu dalam perjalanan dari Baku, Azerbaijan, menuju Grozny di wilayah Chechnya, Rusia selatan.
Kronologi Kejadian
Pesawat penumpang, sebuah pesawat Embraer, belok untuk menyeberangi Laut Kaspia dan jatuh di sisi lainnya. Sebanyak 38 orang tewas dari total 67 penumpang akibat kecelakaan tersebut.
Permintaan Maaf dari Putin
-
Permintaan Maaf: Putin menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, melalui telepon. Meskipun pesawat disebut telah mencoba untuk mendarat di Grozny sebelum jatuh, Putin tidak secara langsung mengakui keterlibatan pertahanan udara Rusia dalam insiden tersebut.
-
Konflik Penyebab: Sebelum jatuh, pesawat disebut telah diserang oleh pesawat nirawak Ukraina, yang sedang dalam konflik dengan Rusia.
Reaksi dan Tuntutan
-
Tuntutan Zelensky: Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menekan agar setiap negara menekan Rusia untuk menghentikan “kebohongan” terkait insiden tersebut, seraya menyebut tindakan Moskow sebagai cerita yang mirip dengan penembakan pesawat MH-17.
-
Seruan Uni Eropa: Diplomat utama Uni Eropa, Kaja Kallas, menyerukan penyelidikan internasional cepat dan independen, sambil menyebut kejadian itu sebagai “pengingat yang jelas” terkait insiden penembakan MH17.
Dampak dan Pembatalan Penerbangan
-
Pembatalan Penerbangan: Beberapa maskapai, termasuk flydubai dan El Al dari Israel, membatalkan penerbangan ke Rusia setelah kejadian tersebut. Langkah ini juga terkait dengan situasi konflik antara Rusia dan Ukraina.
-
Reaksi Kazakhstan: Kazakhstan, yang merupakan sekutu utama Rusia, bereaksi diam terhadap kecelakaan tersebut dan tidak menyalahkan Moskow. Sementara itu, beberapa pejabat Azerbaijan menyerukan permintaan maaf dari Rusia.
Sumber: Detikcom via AFP